Detail Cantuman Kembali

XML

analisa interaksi hull dan propeller serta upaya peningkatan efisiensi propeller pada kapal ikan


Penentuan propeller serta penyesuaian lambung kapal baik kapal ikan berukuran kecil maupun berukuran besar memang sangatlah penting, pada umumnya kapal ikan di pelabuhan Lamongan hanya menggunakan teknik secara turun temurun. Pembangunan kapal secara tradisional ini memang jauh dari teknologi moderen dan mempunyai banyak kelemahan yang harus mendapatkan perhatian lebih dalam rangka perbaikan terutama dibagian masalah Sinkronisasi antara lambung kapal, mesin penggerak utama serta propeller. maka dari itu setelah menganalisa serta dapat disimpulkan, di pelabuhan pesisir Lamongan ada tiga jenis kapal ikan yaitu, kapal ikan tipe ijon- ijon, kapal ikan tipe boat, kapal ikan tipe perahu dengan uukuran utama antara 5-30 GT dengan panjang kapal yang didapat dari pengukuran cordinat control point antara 10 sampai 20 meter, kapal ikan tersebut memiliki fungsi untuk menangkap ikan dengan alat sepetri pancing, cantrang, dan payang. Dalam satu kapal menggukan tipe mesin mitsubishi fuso 120 ps 2 mesin, dengan menggunakan 2 gearbox advance rasio 3.1 rated input speed 1000- 2500 r/min serta rated trans capacity 0,039 kw/min dengan nilai tahanan total 17,599 kn, nlai wake fraction 0,235, nilai thrust deduction 0,197 serta menggunakan propeller dengan tipe B-series B3-35 berdiameter 1,54 dengan nilai KT 0,31, nilai 10KQ 0,37, nilai J 0,52 dan rata- rata nilai effisiensi 0,48. Dengan mengubah diameter propeller menjadi 1,75 serta mengubah rasio gearbox dengan mesin yang sama, maka bisa dibuat perbandingan antara effisiensi propeller sebelumnya dengan efisiensi sesudah mengubah diameter propeller dengan nilai KT 0,30, nilai 10KQ 0,345, nilai J 0,55 dan rata – rata nilai effisien 0,565.
622.21.16 Abi a
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2021
Surabaya
xv, 96 p. : ill. ; 29 cm.
Skrpsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...